Nilai-Nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

Nilai juang apakah yang terdapat dalam proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara?_
Pancasila merupakan hasil perumusan dan kesepakatan para tokoh perjuangan dan para pendiri negara. Mereka telah bekerja keras mencari dan merumuskan dasar-dasar negara untuk Indonesia yang merdeka. Dalam proses perumusan Pancasila, terdapat beberapa nilai juang yang ditampilkan para tokoh bangsa tersebut. Nilai-nilai ini dinamakan nilai juang sebab terjadi pada masa perjuangan bangsa.
Nilai-Nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

Nilai-Nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara:

1. Mengutamakan Persatuan dan Kesatuan
Para anggota BPUPKI dan PPKI meskipun dari berbagai daerah di Indonesia tetapi tetap mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa daripada kepentingan golongan. Demi persatuan dan keutuhan bangsa, mereka bersedia dan rela untuk tidak memaksakan kehendaknya. Contohnya, golongan Islam rela dengan perubahan sila I Piagam Jakarta yaitu ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Hal ini demi untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Ini merupakan wujud pengorbanan dan semangat persatuan dari umat Islam.

2. Musyawarah
Para pendahulu negara kita telah memberi contoh bahwa dalam menyelesaikan masalah dilakukan dengan cara musyawarah. Misalnya dengan mengadakan rapat atau sidang. Untuk menyelesaikan masalah negara para tokoh menyelenggarakan sidang BPUPKI, PPKI, dan rapat-rapat lainnya.

3. Mencari Kesepakatan/Mufakat
Dalam mendapatkan putusan, para anggota sidang berusaha mencari kesepakatan atau kata mufakat. Contohnya adalah menyepakati Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila bukan hasil paksaan tetapi kesepakatan bangsa Indonesia.

4. Menghindari Kekerasan
Bila ada perbedaan pendapat, maka tetap ditempuh cara damai bukan dengan kekerasan dan paksaan. Para anggota PPKI tidak saling menekan dan memaksa. Contohnya, pada saat pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat pada tanggal 18 Agustus 1945 di Jakarta.

5. Menghargai Pendapat Orang Lain
Dalam sidang-sidang BPUPKI, PPKI, dan sidang lainnya, para anggota telah menunjukkan contoh saling menghargai pendapat. Mereka saling memberi, menerima, dan membuat kesepakatan kesepakatan bersama.

6. Keberanian
Para anggota BPUPKI mengadakan sidang di tengah ancaman penjajahan Jepang. Meskipun demikian mereka tetap berani menyuarakan keinginan untuk merdeka.

7. Kerja Keras
Para tokoh bangsa bekerja keras untuk menghasilkan karya terbaik bagi bangsa. Contohnya, panitia sembilan bekerja keras untuk menyepakati rancangan pembukaan hukum dasar negara meskipun BPUPKI sedang masa reses.

8. Rela Berkorban
Para tokoh bangsa rela berkorban. Mereka rela meninggalkan keluarga dan tempat tinggal. Demikian pula rela mengorbankan waktu, tenaga bahkan jiwa dalam rangka memerdekakan Indonesia.

9. Tanpa Pamrih
Para tokoh bangsa berjuang tanpa pamrih. Mereka bersidang dengan semangat hanya untuk menghasilkan yang terbaik bagi bangsanya. Mereka tidak banyak berharap mendapatkan keuntungan diri sendiri.

Itulah Beberapa Contoh Nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Nilai-Nilai Juang dalam Proses Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara"

Posting Komentar

Khusus Sobat Blogger, silakan berkomentar menggunakan Name/URL, agar Admin lebih mudah mengetahui dan mengunjungi blog Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel