8 Cara Menyisihkan Uang Saku/Jajan untuk Ditabung (Yang Nomor 2 Merupakan Tantangan Bagi Anda)

Cara Menyisihkan Uang Saku/Jajan untuk Ditabung_Menabung adalah sebuah kebiasaan baik yang seyogyanya dibiasakan sedini mungkin. Setiap orang baik pelajar, mahasiswa maupun orang yang sudah berumah tangga bisa menabung asalkan memiliki tekad yang tinggi. Jika Anda adalah pelajar atau mahasiswa yang mendapat jatah uang saku dari orang tua, idealnya Anda harus mulai belajar mengelola keuangan Anda tersebut. Itu adalah latihan Anda untuk bekal masa depan agar menjadi orang yang tidak konsumtif dan dapat menghargai kerja keras orang tua Anda.
Cara Menyisihkan Uang Saku-Jajan untuk Ditabung
Nah berikut ini akan Admin bagikan tips cara mengelola keuangan Anda dengan cara menyisihkan uang jajan Anda untuk ditabung.

Cara Menyisihkan Uang Saku/Jajan untuk Ditabung:

1. Tentukan tujuan Anda menabung
Poin pertama yang harus Anda miliki ketika memutuskan untuk menabung adalah sebuah tujuan. Ketika Anda memiliki tujuan yang realistis, Anda akan termotivasi untuk menyisihkan uang jajan Anda.

Tujuan yang jelas akan menentukan target yang harus Anda capai untuk menghasilkan nominal tertentu sesuai dengan waktu yang ditargetkan.

2. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan
Ketika Anda menabung, Anda sedang belajar untuk mengelola keuangan Anda. Di sini Anda akan belajar untuk hemat dan membelanjakan hal yang menjadi kebutuhan Anda.

Nah untuk mencapai target yang diinginkan dan sukses sesuai target waktu yang ditentukan, Anda harus benar benar bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Jadi, ketika akan belanja membeli sesuatu, pikirkanlah apakah hal tersebut memang menjadi kebutuhan Anda ataukah itu hanya sekedar keinginan Anda yang bisa Anda beli lain waktu.

Jangan sampai Anda memenuhi hawa nafsu Anda kemudian kalap membeli barang yang menjadi keinginan Anda namun tidak benar-benar Anda butuhkan.

Jika sudah terjadi demikian, maka target Anda akan terus molor dan molor bahkan mungkin stagnan tidak ada tambahan uang untuk disisihkan dalam tabungan Anda.

3. Catat kebutuhan Anda dalam sebulan dan klasifikasikan kebutuhannya
Untuk menghindari kejadian pada point ke dua, Anda bisa mulai mencatat kebutuhan Anda selama sebulan, kemudian klasifikasikanlah barang yang Anda beli dalam tiga kelompok kebutuhan yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier.

Dengan mengklasifikasikan itu semua, belanjaan Anda akan lebih terkontrol dan Anda pun lebih berhati-hati dalam membeli barang.

4. Hindari Hutang
Berprinsiplah untuk menghindari hutang. Lebih baik Anda hidup pas-pas an daripada Anda memiliki uang banyak di saku Anda namun memiliki sejumlah hutang.

Sebuah hutang jika tidak segera dilunasi dapat menjadikan Anda terlena dan merasa memiliki cukup uang untuk membeli barang.

Anda pun secara tidak sadar dapat menjadi pribadi konsumtif yang menjadikan Anda nantinya justru terlilit hutang lebih banyak.

5. Jadilah Kreatif
Untuk menambah tabungan Anda, Anda bisa menyalurkan hobi Anda menjadi alat menghasilkan uang. Dengan mengerjakan apa yang kita senangi sebagai sebuah sarana pendapatan, Anda akan nyaman dan tidak merasa tertekan. Namun ingat, gunakan waktu sebaik mungkin jika Anda adalah seorang pelajar yang memiliki bisnis sampingan. Jangan sampai terjadi bisnis Anda mengganggu konsentrasi belajar Anda.

6. Celengan VS Rekening
Ketika Anda menabung, tentunya Anda membutuhkan tempat untuk menjadi wadah uang yang Anda tabung.

Nah, di sini Anda bisa memilih apakah Anda menabung di celengan atau membuka rekening baru di bank.

Jika Anda memilih menabung di bank, pilihlah bank yang tarikan perbulannya ringan sehingga tidak memotong banyak terhadap uang yang Anda tabung.

Selain itu, sebaiknya Anda jangan membuat kartu ATM. Memiliki kartu ATM membuat Anda mengandalkan uang tabungan Anda saat hendak berbelanja.

Secara tidak sadar, uang Anda yang dijadikan menabung turut digunakan untuk belanja dan ketika Anda sudah sadar Anda sudah terlambat dan melihat saldo Anda sudah Rp 0,-

7. Tetap Konsisten
Saat sudah memiliki tekad untuk menabung, Anda harus konsisten. Jangan sampai Anda mengambil uangnya di pertengahan jalan untuk memenuhi keinginan Anda. Hal ini bisa menjadikan Anda memulai lagi dari awal untuk menabung.

8. Jangan Lupa untuk Bersedekah
Saat Anda mengklasifikasikan uang Anda, sisipkanlah beberapa persen uang jajan Anda untuk bersedekah.

Sedikit uang yang Anda keluarkan untuk sedekah tidak akan membuat Anda menjadi miskin, justru keuangan Anda akan menjadi berkah.

Nah itulah beberapa tips cara mengelola keuangan Anda dengan cara menabung yang bisa Anda praktikkan mulai dari sekarang. Selamat praktek dan semoga bermanfaat.

4 Komentar untuk "8 Cara Menyisihkan Uang Saku/Jajan untuk Ditabung (Yang Nomor 2 Merupakan Tantangan Bagi Anda)"

  1. Inspiratif sekali !.
    Aku suka bacanya..., artikel ini mengingatkan kita semua untuk pandai mengatur uang dan rajin menyisihkan uang buat masa depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ya ya, begitulah teorinya. Semoga kita bisa melaksanakannya engan baik dan benar

      Hapus
  2. Yang nomor dua memang tantangan terberat; antara keinginan dan kebutuhan. Kadang logikanya jadi terbalik; yang keinginan mendadak jadi kebutuhan, terus belanjakan uangnya di luar rencana (nota belanja) ha ha ha. Dan yang terakhir itu wajib. Sedekah :)

    BalasHapus

Khusus Sobat Blogger, silakan berkomentar menggunakan Name/URL, agar Admin lebih mudah mengetahui dan mengunjungi blog Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel