Pengertian dan Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks_Meskipun sudah menjadi bahasa yang digunakan oleh masyarakat Indonesia sehari-hari, namun kadang kala pelajaran bahasa Indonesia di sekolah masih belum bisa dikuasai oleh kebanyakan siswa. Dan salah satu materi yang sering muncul dalam pelajaran bahasa Indonesia adalah penyusunan kalimat.
Pengertian dan Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks

Perlu diketahui, ada 2 jenis kalimat dalam bahasa Indonesia, yaitu kalimat kompleks dan simpleks. Agar bisa membedakan dan menyusunnya dengan baik, sebaiknya simak penjelasan dan contoh di bawah ini.

A. Pengertian dan Contoh Kalimat Kompleks 

Selain kalimat simpleks yang muncul dalam bahasa Indonesia, ternyata juga ada bentuk kalimat lain yaitu kalimat kompleks. Sesuai dengan namanya, kompleks berarti rumit. Kalimat kompleks artinya adalah kalimat yang memiliki lebih dari 1 verba atau kata kerja utama. Kalimat kompleks ini memiliki dua aksi, peristiwa, atau kejadian dan bahkan bisa lebih dari 2.

Kedua peristiwa atau kata kerja tersebut biasanya dihubungkan dengan sebuah konjungsi atau kata hubung, tanda koma, dan bahkan kadang tidak memiliki konjungsi sama sekali.

Untuk bisa membedakan kalimat kompleks dengan kalimat simpleks, Anda bisa melihat beberapa ciri-ciri berikut ini :

1. Memiliki dua peristiwa atau lebih yang biasanya ditandai dengan adanya 2 atau lebih kata kerja.
2. Kedua struktur kalimat kompleks dipisahkan dengan tanda koma, kata konjungsi atau penghubung, namun ada juga yang tidak menggunakannya.
3. Kalimat kompleks selalu memiliki 2 buah subyek dan 2 buah predikat (jika terdiri dari  2 peristiwa).

Kalimat kompleks dalam bahasa Indonesia sendiri ternyata terdiri dari beberapa jenis. Diantaranya adalah :

1. Kalimat Kompleks Jenis Paratatik

Kalimat kompleks paratatik adalah kalimat yang terdiri dari 2 struktur dengan makna setara atau sejajar. Untuk menyusun kalimat kompleks paratatik ini digunakan konjungsi atau kata hubung seperti “sedangkan”, “atau”, “tetapi”, serta “dan”.

Berikut ini kami berikan beberapa contoh kalimat kompleks paratatik, diantaranya adalah :

- Andre menyukai pelajaran matematika dan ia selalu rajin mempelajarinya.
- Pakailah baju yang kamu punya tetapi harus tetap sopan.
- Semua warga desa panik karena banyak warga yang mengalami penyakit diare.
- Andi mengerjakan PR dengan giat dan kakaknya selalu membantunya belajar.
- Ibu pergi belanja ke pasar tadi pagi tetapi ia tidak membawa dompet.
- Saya sudah berusaha mengerjakan tugas kelompok, tetapi teman-teman lain hanya diam saja.
- Para pahlawan telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan kita harus selalu menjaganya.
- Saya memasak di dapur untuk keluarga dan saya juga membersihkan rumah.
- Saya ingin menjadi dokter tetapi saya tidak pintar dalam pelajaran IPA.
- Ayah menggemari hobi berkebun dan dia selalu merawat tanaman-tanamannya di kebun.
- Ibu sangat menyukai acara memasak di TV dan ia selalu mencatat setiap resepnya.

2. Kalimat Kompleks Jenis Hipotatik

Kemudian ada jenis kalimat kompleks hipotatik yaitu sebuah kalimat dalam bahasa Indonesia dimana dalam kalimat tersebut terdapat 2 struktur dengan makna yang bersifat tidak setara atau sejajar. Biasanya, kalimat kompleks jenis hipotatik ini dicirikan dengan kata konjungsi/penghubung seperti “karena”, “ketika”, “jika”, dan “sehingga”.

Berikut ini beberapa contoh kalimat kompleks jenis hipotatik, diantaranya adalah :

- Jangan membuang sampah di sungai karena bisa menyebabkan banjir di musim penghujan.
- Saya berencana akan pergi ke Korea jika sudah lulus kuliah.
- Hana tidak bisa masuk kuliah hari ini karena dia sedang sakit tifus.
- Hari ini saya sangat senang karena saya bisa menyelesaikan tugas matematika yang sangat sulit.
- Polisi menilang pengendara motor itu karena ia tidak memakai helm.
- Danu tidak berada di rumah ketika aksi pencurian itu terjadi.
- Saya sedang membuat kue brownies di dapur ketika ayah menelepon.
- Saya masih ingat kejadian pencurian di kompleks ini ketika saya masih SD dulu.
- Semua pedangan beras menaikkan harga dagangannya karena banyak petani yang gagal panen.
- Ayah memasukkan mobil ke dalam garasi malam itu jikalau ayah tidak memasukkannya pasti mobil itu sudah dicuri.
- Madu asli sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh sehingga banyak orang yang memburunya untuk dikonsumsi.

B. Pengertian dan Contoh Kalimat Simpleks

Kata simpleks berasal dari kata “simpel” yang artinya sederhana. Jadi kalimat simpleks bisa diartikan sebagai kalimat yang terdiri dari 1 verba utama saja. Kalimat simpleks ini memang menggambarkan satu peristiwa, aksi, atau tindakan saja.

Ciri-ciri kalimat simpleks, antara lain :
1. Merupakan kalimat tunggal.
2. Struktur kalimat sangat sederhana.
3. Kalimat simpleks ini tidak menggunakan kata penghubung, misalnya sedangkan, jika, dan lain sebagainya.

Kalimat simpleks ini biasanya memiliki pola sebagai berikut :
  • S-P-O (Subyek – Predikat - Obyek)
  • S-P-O-K (Subyek – Predikat – Obyek - Keterangan)
  • S-P-O-K-Pel. (Subyek – Predikat - Obyek – Keterangan - Pelengkap). 
Untuk lebih memperdalam pemahaman Anda mengenai kalimat simpleks, maka berikut ini ada beberapa contoh kalimat simpleks serta pola yang digunakan :

1. Ita belajar matematika (S – P – O).
2. Susan membersihkan sampah di ruang depan (S – P – O – K).
3. Ibu memasak sayur di dapur untuk para tamu (S – P – O – K – Pelengkap).
4. Saya mengerjakan PR pukul 08.00 ( S – P – O – K).
5. Deni membuat sampul buku yang bagus (S – P – O – K)

Lima contoh di atas adalah jenis kalimat simpleks aktif dengan ciri kata kerja berawalan me-. Kalimat aktif adalah sebuah kalimat yang subyeknya melakukan sesuatu. Selain kalimat aktif, ada juga kalimat simpleks pasif yang ditandai dengan kata kerja berawalan di-. Kalimat pasif adalah sebuah kalimat yang subyeknya dikenai sesuatu.

Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat pasif yang terdapat dalam bahasa Indonesia :

1. Buku matematika dibawa oleh Santi.
2. Keputusan itu telah disetujui oleh pimpinan.
3. Piala kejuaraan bola voli telah diserahkan kepada para pemenang.
4. Buku tamu tersebut harus diisi oleh setiap tamu undangan yang datang ke pesta pernikahan.

Itulah beberapa contoh kalimat simpleks aktif dan pasif yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah penjelasan dan contoh-contoh kalimat kompleks dan simpleks dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.