4.7.19

Cara Mendapatkan Jodoh yang Baik Menurut Agama Islam

Cara Mendapatkan Jodoh yang Baik Menurut Agama Islam_Perihal rezeki, jodoh dan segala takdir yang lain memang telah Allah tuliskan di Lahul Mahfudz bahkan dari sebelum manusia lahir. Allah telah berpesan bahwa tidak ada yang perlu dicemaskan oleh manusia mengenai hal-hal yang telah Allah takdirkan. Sebagian orang sangat sensitif ketika mendengar kata “jodoh” karena kata itu menyinggung perasaan tepatnya hati.
Cara Mendapatkan Jodoh yang Baik Menurut Agama Islam
Setiap manusia pasti pernah merasakan getaran di dada ketika melihat lawan jenis yang menarik perhatian entah itu paras atau kepribadiannya. Berawal dari getaran dada yang muncul lalu berubah menjadi suatu rasa yang biasa disebut rasa suka. Lalu dari rasa suka dapat berkembang lebih luas dan dalam hingga memasuki rasa sayang bahkan cinta.

Dari situlah seorang manusia mulai menaruh harapan besar kepada lawan jenisnya mengenai adanya suatu ikatan hubungan yang disebut pacaran. Pacaran tentunya tak asing lagi di telinga kita terutama bagi remaja-remaja yang beranjak dewasa dan mulai merasakannya. Orang yang sedang kasmaran di awal pacaran terkadang lupa akan Sang Pencipta dan larangannya.

Tahukah Anda bahwa sesungguhnya dalam agama Islam tak dikenal istilah pacaran? Islam menganggap bahwa pacaran akan menimbulkan suatu perbuatan yang berdosa. Karena sesungguhnya saling menatap antar dua insan saja kita sebagai manusia telah membuka pintu dosa. Apalagi dengan melakukan pacaran yang identik dengan mesra berdua-duaan di suatu tempat tanpa pendamping.

Islam hanya memberi istilah taaruf yang artinya mengenal dengan cara yang sesuai ajaran Islam dan tidak mengenal apalagi mengizinkan pacaran. Taaruf pun dilakukan tanpa terjadi pertemuan yang terus menerus, pertemuan hanya dilakukan beberapa kali hingga pada akhirnya pernikahan terjadi.

Maka dari itu, simaklah cara mendapatkan jodoh yang baik menurut agama Islam di bawah ini:

1. Memperbaiki diri karena Allah
Bila Anda termasuk orang yang pernah mencicipi rasanya berpacaran sebaiknya Anda segera memohon ampun dan bergegas memperbaiki diri. Memperbaiki diri yang dimaksud disini yaitu dari segala aspek mulai dari penampilan baik wajah, badan atau pakaian dan kepribadian. Anda harus sadar diri mengenai apa yang ada di dalam diri Anda sendiri.

Memperbaiki diri dalam aspek keimanan dan kecerdasan juga perlu Anda perbaiki karena hal ini mempunyai pengaruh yang besar. Sering dikatakan wanita yang cantik, namun tak memiliki otak yang cerdas dan kepribadian yang baik itu sama saja tak berarti. Dikhususkan bagi para wanita, sadarilah bahwa anak yang cerdas lahir dari Ibu yang cerdas pula.

Keimanan yang Anda miliki wajib ditingkatkan diantaranya dengan cara tidak menunda sholat, memperbanyak doa dan mulai rajin mengaji. Selain itu, Anda juga dapat menambah amalan dengan melakukan ibadah-ibadah sunnah misalnya puasa senin kamis dan sholat tahajud. Keistimewaan dari setiap ibadah sunnah memang berbeda-beda sesuai porsinya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendapat jodoh setelah memperbaiki diri yaitu mulai sholat disepertiga malam yang akhir. Salah satu kata-kata yang kini telah eksis yaitu “Saya rental nama kamu di setiap sepertiga malam yang akhir, ya” atau “Saya tikung pacar kamu di sepertiga malam yang akhir” dan lain sebagainya.

Upaya memperbaiki diri yang Anda lakukan harus senantiasa untuk Allah SWT semata dan Anda perlu mengingat ayat Al-Quran An-Nur:26. Di dalam ayat ini memiliki arti yang dalam yaitu bahwa wanita yang baik untuk lelaki yang baik begitu pun sebaliknya. Dan wanita yang keji hanya untuk lelaki yang keji, begitu pun sebaliknya.

2. Jauhi pacaran
Mungkin banyak dari Anda belum tahu alasan mengapa pacaran dilarang dalam Islam, untuk itu simaklah di bawah ini:

a. Mendekati zina
Zina terbagi ke beberapa yaitu zina mata, zina telinga, tangan dan kaki, semua itu hanya dapat dihentikan dengan rasa malu. Zina mata yaitu melihat sesuatu yang menimbulkan ketertarikan lebih dari sekali karena yang sekali merupakan ketidak sengajaan. Bila saat melihat seorang lawan jenis untuk pertama kali lalu tertarik, itu belum termasuk zina.

Namun, bila untuk kedua kalinya Anda melihat dengan arti telah mengetahui seseorang itu menarik maka hal ini termasuk zina. Zina telinga yaitu mendengar hal-hal yang buruk misalnya obrolan tentang buruknya orang lain di belakang orang yang dibicarakan. Hal ini biasa disebut ghibah dan sering dilakukan oleh kaum wanita karena kodratnya.

Zina tangan yaitu berbuat sesuatu yang menimbulkan dosa misalnya dengan sengaja bersentuhan dengan orang yang bukan mahrom. Hal ini identik dengan pacaran yang kadang bergandengan tangan sangat erat di tempat umum tanpa rasa malu. Sedangkan zina kaki adalah melangkah untuk melakukan sesuatu yang buruk dan dilarang Allah.

b. Pemborosan
Perilaku boros menjadi salah satu perilaku yang tidak disukai Allah SWT dan melalui pacaran Anda telah melakukannya. Pacaran menuntut Anda harus mengeluarkan dana untuk sekedar makan bersama atau pergi ke suatu tempat.

c. Mengurangi produktivitas
Saat jatuh cinta, Anda ingin selalu mengetahui kabarnya mulai dari apa yang sedang dia lakukan hingga selalu ingin mendengar suaranya. Sehingga Anda ingin terus menerus chatting dengan sang pujaan hati hingga lupa waktu salah satunya menunda waktu sholat. Padahal Anda dapat melakukan hal lain yang lebih bermanfaat dari hal itu.

d. Menimbulkan sakit hati
Pacaran dengan orang yang sudah dikenal atau belum lama dikenal sama-sama dapat menimbulkan sakit hati dan air mata. Kita sebagai manusia tidak akan tahu tentang sifat asli orang terutama yang masih berstatus hanya pacar saja belum lebih. Dia dapat sewaktu-waktu meninggalkan Anda dan membuat air mata Anda menetes deras di pipi.

3. Memperluas pergaulan
Pergaulan yang perlu Anda perluas yaitu dengan bergabung dan berkumpul dengan orang-orang yang baik sholeh dan sholehah. Kumpul dengan mereka semakin membuka peluang Anda untuk mendapat jodoh yang baik karena lingkungan sekitar Anda baik pula. Hal ini beralasan karena kita sebagai manusia tidak tahu kapan dan dimana akan bertemu jodoh.

Dimungkinkan Anda dapat bertemu dengan jodoh Anda melalui perkenalan yang terjalin saat bergaul dengan mereka. Mungkin juga seseorang yang Anda kenal melalui pergaulan ini mengenalkan Anda dengan kawannya yang lain yang ternyata berjodoh dengan Anda. Perlu diingat bahwa jodoh akan datang untuk Anda di waktu dan dengan cara yang tepat.

4. Tidak pernah putus berdoa dan memohon restu orang tua
Bila cara-cara di atas telah Anda lakukan, namun jodoh belum kunjung terlihat dan datang menghampiri jangan putus asa. Anda harus terus bertawakkal dan berdoa kepada Allah karena usaha yang dilakukan akan sebanding dengan hasil yang didapat. Anda harus terus meyakini bahwa takdir Allah itu indah dan tidak pernah salah.

\

 
Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top